Statistik

  • 000000
    Pengunjung hari ini :
    Total pengunjung :
    Hits hari ini :
    Total Hits :
    Pengunjung Online:
    54.80.58.121
    Browser Anda
Pengiriman 7 kg sabu ke Surabaya dan Semarang digagalkan

Pada : 11 Februari 2014 | Kategori : Umum

Polres Jakarta Barat berhasil menggagalkan upaya pengiriman 7 kg sabu ke wilayah Surabaya dan Semarang. Dari hasil penyidikan polisi terhadap tersangka JK (44), pemodal sekaligus pemilik rumah yang dijadikan tempat memproduksi ekstasi, dia telah menjual 20 kilogram kepada tersangka F (42). Oleh F, barang haram tersebut akan dikirim ke Semarang dan Surabaya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Suntana mengatakan, F ditangkap di kamar kos di Jalan Keselamatan K6, Taman Sari, Jakarta Barat. F ditangkap satu jam setelah polisi menangkap JK, dan dua anak buahnya HKK dan TR.

"Bisa tangkap 1 orang bawa 7 kilogram sabu. Baru terima titipan untuk dikirim ke luar Jakarta," kata Suntana di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (31/1).

Suntana menambahkan, dari interogasi terhadap tersangka, JK mendapatkan bahan baku pembuat ekstasi dari F dan Mr. C yang sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Sementara, sabu yang dijual JK kepada tersangka F alias A, didapat dari Malaysia. "Sabu kiriman dari malaysia. Kami masih kejar pelaku lain. Mudah-mudahan dapat jaringan lebih besar lagi," ujar Suntana.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap tiga orang kelompok penghasil dan pengedar ekstasi di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat. Ketiga tersangka ditangkap di rumah JK di Komplek Danau Indah 13, Blok B4 no 17, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam sehari, kelompok ini dapat menghasilkan ekstasi sebanyak 1.000 butir.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti beruap 10 paket sabu seberat 8 kilogram, 650 butir ekstasi, 1 ember berisikan 1/2 serbuk ekstasi siap cetak, dan peralatan pencetak ekstasi.

Suntana mengatakan, jika ditotal, barang bukti sabu dan ekstasi, barang haram tersebut senilai sekitar Rp 9 milliar.

Copyright © 2011